Alat Teknik Gratis
Kalkulator Kecepatan Aliran Pipa
Hitung kecepatan aliran v = 4Q/(πd²), bilangan Reynolds, dan bandingkan dengan batas kecepatan yang direkomendasikan untuk sistem hidrolik dan air.
Hasil
Rumus Kecepatan Aliran
Kecepatan aliran rata-rata dalam pipa melingkar diperoleh dari persamaan kontinuitas Q = v × A:
- v — kecepatan aliran rata-rata (m/s)
- Q — laju aliran volumetrik (m³/s)
- D — diameter dalam pipa (m)
- A — luas penampang pipa (m²)
Bilangan Reynolds
Bilangan Reynolds menentukan rezim aliran — laminar, transisi, atau turbulen:
- Re < 2300 — Aliran laminar (halus, teratur)
- 2300 ≤ Re ≤ 4000 — Transisi (tidak stabil)
- Re > 4000 — Aliran turbulen (kacau, gesekan lebih tinggi)
Batas Kecepatan yang Direkomendasikan
| Jenis Garis | Kecepatan (m/s) | Kecepatan (ft/s) | Catatan |
|---|---|---|---|
| Hisap hidrolik | 0,5 – 1,5 | 1.6 – 4.9 | Hindari kavitasi pada saluran masuk pompa. |
| Tekanan hidrolik | 3.0 – 6.0 | 9,8 – 19,7 | Kecepatan hingga 7 m/s untuk jarak pendek. |
| Pengembalian hidrolik | 2.0 – 4.0 | 6.6 – 13.1 | Pipa bertekanan rendah dan berukuran lebih besar dapat diterima. |
| Persediaan air | 1.0 – 3.0 | 3.3 – 9.8 | Batas kebisingan ~2,5 m/s di dalam bangunan |
| Uap (jenuh) | 20 – 40 | 66 – 131 | Kecepatan tinggi yang khas untuk uap |
| Udara terkompresi | 6 – 15 | 20 – 49 | Kecepatan lebih tinggi = penurunan tekanan lebih besar |
Referensi Jadwal Pipa — Identifikasi dari Diameter Luar dan Ketebalan Dinding
Ukuran pipa baja umum (Schedule 40) dengan diameter luar, ketebalan dinding, dan diameter dalam:
| Nominal | Diameter Luar (mm) | Dinding (mm) | ID (mm) |
|---|---|---|---|
| DN15 (½″) | 21.3 | 2.77 | 15.8 |
| DN20 (¾″) | 26.7 | 2.87 | 20.9 |
| DN25 (1″) | 33.4 | 3.38 | 26.6 |
| DN32 (1¼″) | 42.2 | 3.56 | 35.1 |
| DN40 (1½″) | 48.3 | 3.68 | 40.9 |
| DN50 (2″) | 60.3 | 3.91 | 52.5 |
| DN65 (2½″) | 73.0 | 5.16 | 62.7 |
| DN80 (3″) | 88.9 | 5.49 | 77.9 |
| DN100 (4″) | 114.3 | 6.02 | 102.3 |
| DN150 (6″) | 168.3 | 7.11 | 154.1 |
| DN200 (8″) | 219.1 | 8.18 | 202.7 |
Contoh Praktis
Diberikan: Q = 60 L/min, Diameter dalam pipa = 25 mm, Viskositas oli = 32 cSt
Konversi: Q = 60 / 60000 = 0,001 m³/s, d = 0,025 m
A = π/4 × 0,025² = 4,909 × 10⁻⁴ m²
v = 0,001 / 4,909×10⁻⁴ = 2,04 m/detik
Re = 2,04 × 0,025 / (32 × 10⁻⁶) = 1,592 → Laminar
Kecepatan 2,04 m/s berada dalam kisaran yang direkomendasikan untuk saluran bertekanan (3–6 m/s adalah optimal tetapi 2 m/s dapat diterima).
⚠️ Catatan: Kecepatan yang dihitung adalah kecepatan rata-rata di seluruh penampang pipa. Kecepatan sebenarnya bervariasi dari nol di dinding hingga maksimum di tengah (profil parabola untuk aliran laminar).
Instrumen dan perangkat lunak penyeimbangan lapangan profesional. Digunakan di lebih dari 50 negara.