Alat Teknik Gratis
Kalkulator Ketegangan Sabuk
Hitung tegangan sabuk yang tepat menggunakan metode defleksi, metode frekuensi, atau pengukuran gaya langsung. Mendukung sabuk V, sabuk penggerak, dan sabuk datar.
Hasil
Metode Defleksi
Metode defleksi mengukur tegangan sabuk dengan menerapkan gaya tegak lurus yang diketahui pada titik tengah bentang sabuk dan mengukur defleksi yang dihasilkan.
- T — tegangan untai statis (N)
- F — gaya defleksi yang diterapkan (N)
- L — panjang bentang bebas (mm)
- D — defleksi terukur di titik tengah (mm)
Metode Frekuensi
Metode frekuensi menggunakan frekuensi getaran alami dari bentang sabuk. Metode ini lebih akurat dan dapat diulang, terutama untuk sabuk penggerak waktu (timing belt).
- T — tegangan untai (N)
- m — massa sabuk per satuan panjang (kg/m)
- L — panjang bentang bebas (m)
- F — frekuensi alami terukur (Hz)
Rentang Tegangan yang Direkomendasikan
| Jenis Sabuk | Tegangan per Sabuk (N) | Pedoman Defleksi |
|---|---|---|
| Sabuk V SPZ | 150 – 350 | 1,6 mm per rentang 100 mm |
| Sabuk V SPA | 200 – 500 | 1,6 mm per rentang 100 mm |
| Sabuk V SPB | 300 – 700 | 1,6 mm per rentang 100 mm |
| Sabuk V SPC | 500 – 1200 | 1,6 mm per rentang 100 mm |
| Timing Belt (HTD) | Sesuai spesifikasi pabrikan | Metode frekuensi lebih disukai |
| Sabuk Datar | 200 – 1000 | Bervariasi tergantung lebarnya |
Contoh Praktis
Diberikan: Bentang L = 1500 mm, Gaya F = 20 N, Lendutan d = 5 mm
T = (20 × 1500) / (4 × 5) = 30000 / 20 = 1500 N per untai
Diberikan: Massa m = 1,2 kg/m, Rentang L = 0,5 m, Frekuensi f = 45 Hz
T = 4 × 1,2 × 0,5² × 45² = 4 × 1,2 × 0,25 × 2025 = 2430 N
⚠️ Catatan: Sabuk baru harus dikencangkan 20–30% lebih tinggi dari nilai nominal untuk mengimbangi peregangan awal. Kencangkan kembali setelah 24–48 jam pengoperasian.
Instrumen dan perangkat lunak penyeimbangan lapangan profesional. Pemantauan getaran untuk peralatan yang digerakkan oleh sabuk. Digunakan di lebih dari 50 negara.