Alat Teknik Gratis
Kalkulator Hukum Ohm
Masukkan dua parameter listrik yang diketahui — Tegangan, Arus, Hambatan, atau Daya — dan hitung keempatnya secara instan, ditambah konduktansi dan energi per jam.
Hasil
Hukum Ohm
Hukum Ohm mendefinisikan hubungan mendasar antara tegangan, arus, dan hambatan dalam suatu rangkaian listrik:
Hubungan Kekuasaan
Daya listrik dapat dihitung dari kombinasi dua nilai yang diketahui:
Roda Hukum Ohm
Kedua belas rumus tersebut berasal dari V = IR dan P = VI:
| Menemukan | Dari V & I | Dari V & R | Dari I & R | Dari P |
|---|---|---|---|---|
| V | — | — | V = I × R | V = P / I atau √(P × R) |
| SAYA | — | I = V / R | — | I = P / V atau √(P / R) |
| R | R = V / I | — | — | R = V² / P atau P / I² |
| P | P = V × I | P = V² / R | P = I² × R | — |
Contoh Praktis
Diberikan: Tegangan suplai = 12 V, tegangan maju LED = 2 V, arus yang diinginkan = 20 mA
Tegangan pada resistor: 12 − 2 = 10 V
R = V / I = 10 / 0,020 = 500 Ω
P = V × I = 10 × 0,020 = 0,2 W (gunakan resistor minimal ¼W)
Tip: Konduktansi (G) adalah kebalikan dari resistansi: G = 1/R, diukur dalam siemens (S). Ini berguna dalam analisis rangkaian paralel di mana konduktansi dijumlahkan secara langsung: Gtotal = G₁ + G₂ + G₃.
Instrumen dan perangkat lunak penyeimbangan lapangan profesional. Digunakan di lebih dari 50 negara untuk pemeliharaan industri.