Alat Teknik Gratis
Kalkulator Bilangan Reynolds
Hitung bilangan Reynolds dari kecepatan atau laju aliran. Indikator visual aliran laminar/transisi/turbulen. Perhitungan panjang masuk dan pengaturan fluida umum.
Hasil
Bilangan Reynolds
Bilangan Reynolds adalah perbandingan antara gaya inersia dan gaya viskositas dalam fluida yang mengalir:
- v — kecepatan aliran (m/s)
- D — diameter dalam pipa (m)
- ν — viskositas kinematik (m²/s); 1 cSt = 10⁻⁶ m²/s
- ρ — kepadatan fluida (kg/m³)
- μ — viskositas dinamis (Pa·s)
Ambang Batas Rezim Aliran
| Rentang Reynolds | Rezim | Karakteristik |
|---|---|---|
| Re < 2.300 | Laminar | Lapisan halus dan teratur; faktor gesekan f = 64/Re; dapat diprediksi |
| 2.300 – 4.000 | Transisi | Tidak stabil; turbulensi sesekali; hindari mendesain di sini. |
| Re > 4.000 | Bergolak | Kacau; gesekan lebih tinggi; gunakan Colebrook-White untuk f |
Panjang Masuk Hidrodinamik
Jarak dari saluran masuk pipa hingga profil kecepatan sepenuhnya terbentuk:
Viskositas Fluida Umum
| Cairan | Suhu | ν (cSt) | ρ (kg/m³) |
|---|---|---|---|
| Air | 20°C | 1.004 | 998 |
| Air | 40 derajat celcius | 0.658 | 992 |
| Air | 80 derajat celcius | 0.365 | 972 |
| Oli Hidrolik ISO VG 32 | 40 derajat celcius | 32 | 870 |
| Oli Hidrolik ISO VG 46 | 40 derajat celcius | 46 | 870 |
| Oli Hidrolik ISO VG 68 | 40 derajat celcius | 68 | 880 |
| Udara | 20°C, 1 atm | 15.6 | 1.204 |
| Oli Mesin SAE 30 | 40 derajat celcius | 100 | 880 |
Contoh Praktis
Diberikan: v = 2 m/s, D = 25 mm, Oli ISO VG 32 pada 40°C (ν = 32 cSt)
Re = 2 × 0,025 / (32 × 10⁻⁶) = 1,563
Rezim: Laminar (Re < 2300)
Panjang entri: Le = 0,06 × 1563 × 0,025 = 2,34 m
Kecepatan kritis untuk Re = 2300: v_crit = 2300 × 32 × 10⁻⁶ / 0,025 = 2,94 m/detik
💡 Tip: Pada sistem hidrolik dengan oli (ν = 30–100 cSt), aliran hampir selalu laminar karena viskositas yang tinggi. Sistem air biasanya memiliki aliran turbulen karena ν ≈ 1 cSt.
Instrumen dan perangkat lunak penyeimbangan lapangan profesional. Digunakan di lebih dari 50 negara.