Alat Teknik Gratis
Kalkulator Parameter Mesin
Peringkat daya mesin ISO 3046, BSFC, BMEP, torsi, dan efisiensi termal. Perbandingan mesin diesel vs mesin gas dengan dukungan derating.
Hasil
Tenaga Mesin dari Bahan Bakar
Daya keluaran rem diperoleh dari energi masukan bahan bakar dikalikan dengan efisiensi termal:
- ṁ_f — laju aliran massa bahan bakar (kg/s)
- CV — nilai kalor bahan bakar (kJ/kg)
- η — efisiensi termal rem (desimal)
BSFC — Konsumsi Bahan Bakar Spesifik Rem
BSFC menunjukkan seberapa efisien mesin mengubah bahan bakar menjadi kerja. Semakin rendah nilainya, semakin baik. Nilai tipikal diesel: 190тАУ230 g/kWh.
BMEP — Tekanan Efektif Rata-rata Rem
- n_R — putaran per langkah tenaga (2 untuk 4-tak, 1 untuk 2-tak)
- V_d — perpindahan total (m³)
- n — kecepatan mesin (putaran/detik)
Torsi
Jenis Peringkat Daya ISO 3046
| Peringkat | Kode | Faktor | Deskripsi |
|---|---|---|---|
| Kontinu | COP | 1,0× | Jam operasional tak terbatas pada beban konstan. |
| Utama | PRP | 1,1× | Jam kerja tak terbatas, beban variabel, rata-rata ≤ 80% PRP |
| Waktu Terbatas | LTP | 1,2× | Maksimum 500 jam/tahun di 100% LTP |
| Siaga Darurat | ESP | 1,3× | Maksimal 200 jam/tahun, tidak diperbolehkan kelebihan beban. |
Catatan: The multiplication factors above are indicative industry rules of thumb for comparing rating categories. ISO 3046-1 / ISO 8528-1 define the categories (COP, PRP, LTP, ESP) but do not define universal conversion factors between them — always use the manufacturer’s declared rating for each category.
Contoh Praktis
Diberikan: Konsumsi bahan bakar = 50 kg/jam, CV = 42.700 kJ/kg, ╬╖ = 38%, Displacement = 12 L, Kecepatan = 1500 RPM, 4-stroke
Q_in = 50 × 42.700 / 3600 = 593,1 kW (termal)
P = 593,1 × 0,38 = 225,4 kW
BSFC = 50.000 / 225,4 = 221,8 g/kWh
Torsi = 225.400 / (2π × 25) = 1435 N┬╖m
BMEP = 225.400 × 2 × 60 / (0,012 × 1500) = 15,0 bar
Perbandingan Mesin Diesel dan Mesin Gas
| Parameter | Diesel | Gas Alam |
|---|---|---|
| Efisiensi Termal | 35-52% | 28-42% |
| BSFC (setara) | 190-230 g/kWh | 230-300 g/kWh |
| BMEP (dengan turbocharger) | 15-25 bar | 12-20 bar |
| Rasio A/F (stoikiometri) | 14.5:1 | 17.2:1 |
| Rasio Kompresi | 15-22:1 | 10-14:1 |
| CO₂ per kWh | ~650 g | ~490 g |
| NOx | Lebih tinggi | Lebih rendah (pembakaran kurus) |
Nilai BSFC Mesin Khas
| Jenis Mesin | BSFC (g/kWh) | Efisiensi |
|---|---|---|
| Mesin diesel kecil berkecepatan tinggi (<100 kW) | 230-270 | 30-36% |
| Mesin diesel kecepatan menengah (100–1000 kW) | 195-230 | 35-42% |
| Mesin besar kecepatan menengah (1тАУ10 MW) | 180-200 | 40-46% |
| Mesin diesel kelautan kecepatan rendah (10+ MW) | 160-175 | 48-52% |
| Mesin gas (lean burn) | 230тАУ280 (ekuiv.) | 35-42% |
⚠️ Catatan: Kondisi referensi ISO 3046: 25 °C, 100 kPa, kelembaban relatif 30%. Kurangi sekitar 3,5% per 300 m di atas ketinggian 300 m dan ~2% per 5,5 °C di atas 25 °C.
Instrumen dan perangkat lunak penyeimbangan lapangan profesional. Digunakan di lebih dari 50 negara.