Tegangan aksial rata-rata, tegangan geser langsung rata-rata dan tegangan lentur elastis
Evaluasi satu bagian yang didokumentasikan dan satu resultan internal. Lembar kerja melaporkan rata-rata nilai aksial/geser langsung atau serat ekstrem nominal nilai lentur elastis—bukan puncak lokal atau penerimaan desain.
4. Hasil
Metode dan keterapplicablean
Tegangan normal aksial rata-rata
σrata-rata = N/A
- Resultan aksial internal melalui centroid bagian.
- Rata-rata seragam cukup jauh dari pengenalan beban dan diskontinuitas.
- Bukan lentur eksentrik atau tegangan alur/ulir lokal.
Tegangan geser langsung rata-rata
τrata-rata = V/A
- Hanya melaporkan rata-rata penampang.
- Distribusi sebenarnya umumnya tidak seragam.
- Bukan rumus balok VQ/(It), tegangan tumpu atau geser torsi.
Tegangan lentur elastis nominal
σnom = M/W = Mc/I
- Fleksur sederhana elastis linear dan sumbu netral yang benar.
- W = I/c untuk sumbu yang dinyatakan dan serat ekstrem.
- Bukan tegangan plastis, komposit, balok melengkung atau puncak lokal.
Identitas dimensi yang digunakan: N/mm² = MPa; N·mm/mm³ = MPa. Tanda dipertahankan dari konvensi gaya internal yang terdokumentasi. Kekuatan, tegangan izin, faktor parsial/keamanan dan kriteria penerimaan sengaja tidak disertakan.
Sumber dan klasifikasi
- Referensi Mekanika Universitas Illinois — Tegangan: membedakan tegangan titik dari rata-rata penampang; menyatakan kondisi sentris/jauh-medan untuk rata-rata aksial seragam dan bahwa distribusi geser langsung umumnya tidak dapat diasumsikan seragam.
- Referensi Mekanika Universitas Illinois — Lentur: hubungan fleksural elastis linear σ = −My/I, magnitudo maksimum |M|/S dan S = I/c.
- NIST SP 811 Lampiran B: basis inci/pound-force yang tepat dan faktor konversi tegangan yang diterbitkan.
Klasifikasi: ini adalah hubungan mekanika umum yang terbatas, bukan rumus yang dikaitkan dengan ISO, ASME, ASTM, EN atau standar desain lainnya. Setiap tegangan izin, resistensi, kombinasi beban, konsentrasi tegangan, metode kelelahan atau aturan penerimaan yang sebenarnya memerlukan sumber pengendali yang terkontrol.