Alat Teknik Gratis
Frekuensi Alami Bilah Turbin & Pemeriksaan Campbell
Hitung frekuensi alami mode pertama dari bilah turbin (model balok kantilever) dan periksa perpotongan harmonik dalam rentang kecepatan operasi menggunakan diagram Campbell yang disederhanakan.
Hasil
Frekuensi Alami Balok Kantilever
Bilah turbin dapat dimodelkan sebagai balok kantilever yang terfiksasi di pangkalnya. Frekuensi alaminya adalah:
- λn — nilai eigen: λ₁ = 1,8751, λ₂ = 4,6941, λ₃ = 7,8548
- E — Modulus Young (Pa)
- SAYA — momen kedua luas (m⁴) = b·h³/12 untuk penampang persegi panjang
- ρ — kepadatan material (kg/m³)
- A — luas penampang (m²) = b·h
- L — panjang bilah (m)
Diagram Campbell
Diagram Campbell memplot frekuensi alami bilah (garis horizontal) terhadap garis eksitasi orde mesin (garis diagonal: f = n × RPM/60). Perpotongan dalam rentang kecepatan operasi menunjukkan potensi resonansi.
Margin pemisahan minimum 10% antara frekuensi alami dan frekuensi eksitasi pada kecepatan operasi umumnya diperlukan.
Rasio Bentuk Modus
| Mode | λn | Fn rasio f₁ | Karakter |
|---|---|---|---|
| pertama | 1.8751 | 1.000 | Tekukan pertama |
| ke-2 | 4.6941 | 6.267 | Tekukan kedua |
| ke-3 | 7.8548 | 17.55 | Tekukan ketiga |
Diberikan: L = 500 mm, ketebalan h = 12 mm, lebar b = 80 mm, Baja (E = 200 GPa, ρ = 7850 kg/m³)
I = 80 × 12³ / 12 = 11.520 mm⁴ = 1,152 × 10⁻⁸ m⁴
A = 80 × 12 = 960 mm² = 9,6 × 10⁻⁴ m²
f₁ = (1.8751² / (2π)) × √(200×10⁹ × 1.152×10⁻⁸ / (7850 × 9.6×10⁻⁴ × 0.5⁴))
f₁ ≈ 44,8 Hz
⚠️ Catatan: Ini adalah model balok kantilever seragam yang disederhanakan. Bilah turbin sebenarnya memiliki profil tirus, puntiran, selubung, efek platform, penguatan sentrifugal, dan sifat material yang bergantung pada suhu yang secara signifikan memengaruhi frekuensi alami. Gunakan FEA untuk desain yang lebih detail.
Instrumen analisis getaran dan penyeimbangan lapangan profesional untuk turbin. Digunakan di lebih dari 50 negara.